Kamis, 10 Maret 2011

Manusia dan Kebudayaan

Reza Danis Setyawan
15110794
1ka26

Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang berkaitan satu sama lain. Manusia memegang peranan unik dalam kehidupan di dunia ini dan dapat dipandang dari banyak segi.

UNSUR –UNSUR YANG MEMBANGUN MANUSIA

Kehidupan manusia di bangun atas unsur-unsur yang sangat,unsur itu tidak bisa lepas dari pribadi seseorang.unsur-unsur itu adalah:

Unsur fisik

Fisik manusia disusun terdiri dari bagian yang sangat penting:

A. Kepala

Terdiri dari beberapa bagian yaitu:

a) Mata

b) Telinga

c) Mata

d) Mulut, dan beberapa bagian penting lainnya.

B. Badan, Terdiri dari beberapa bagian seperti tangan,dan beberapa bagian penting lainnya.

C. Kaki

Unsur Sosial

Hidup sosial tidak bisa lepas dari diri pribadi seseorang dimanapun dia berada, hidup bersosialisasi merupakan cerminan dari pribadi seseorang dalam bermasyarakat.Unsur sosial itu adalah gotong royong, dari sejak dulu bangsa Indonesia selalu bergotong royong dalam mengerjakan sesuatu , dan kabinet pemerintahan Indonesia pernah menganut paham gotong royong. Kehidupan yang saling membantu memberikan dampak yang sangat baik bagi setiap pribadi, misalnya suatu masalah akan cepat terselesaikan dengan baik. Unsur kegotong royongan tersebut akan membudaya sampai generasi yang berkelanjutan.

Unsur Komunikasi

Komunikasi merupakan interaksi antara dua orang atau lebih yang terjalin baik. Komunikasi dalam masyarakat yang terjalin baik akan menimbulkan kehidupan yang lebih baik. Dalam masyarakat kalau tidak ada komonikasi akan menimbulkan suatu masalah yang sangat sulit dipecahkan, tetapi jika ada kuminikasi hidup seseorang akan semakin rukun, akur dan lainnya.

Unsur Jasmani

a) Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang penting dalam hidup manusia, tanpa kebutuhan primer ini manusia tidak bisa hidup.kebutuhan primer ini seperti, makanan,sandang, dan papan dan lainnya. Makanan memberi energi bagi manusia , pakaian berfungsi melindungi tubuh manusia dari lingkungan sekitarnya.

b) Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan yang bisa dipenuhi atau bisa tidak dipenuhi. Contoh kebutuhan sekunder seperti, televisi, motor , dan kebutuhan lainnya.

c) Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang tidak bisa dicukupi oleh semua orang. Contohnya , mobil, dan emas yang banyak.

Unsur Kerohanian

Unsur kerohanian berhubungan erat dengan sila pertama berbunyi “KeTuhan yang MahaEsa”, kepercayaan dapat menguatkan iman seseorang untuk menjauhi segala kejahatan yang ada di dunia. Kerohanian berfungsi mengendalikan manusia dari rasa kekawatiran, dan hawa nafsu dunia , sehingga hidup berjalan dengan baik. Pengetahuan tanpa iman akan sia-sia.

Ilmu Sosial Dasar

Reza Danis Setyawan

15110794

1ka26


Pengertian ISD

ISD adalah pengetahuan yg menelaah masalah2 sosial, khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori2 (fakta, konsep, teori) yg berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu2 sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.

ISD merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep2 yg dikembangkan untuk melengkapi gejala2 sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.

Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga :

a) Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan lain-lain.

b) Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial), terdiri dari : Sosiologi, Ekonomi, Politik Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.

c) Humanities (Ilmu-ilmu Budaya) meliputi : Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan lain-lain.

Tujuan ISD

ISD membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan yg lebih luas dan ciri2 kepribadian yg diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dgn sikap dan tingkah laku manusia dlm menghadapi manusia2 lain, serta sikap dan tingkah laku manusia2 lain terhadap manusia yg bersangkutan secara timbal balik.

ISD dan IPS

Perbedaan antara ISD dan IPS

a) Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.

b) Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).

c) Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

Persamaan ISD dan IPS

a) Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.

b) Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.

c) Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.


Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

a) kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.

b) konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial

c) masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.


Referensi

http://ariefsz.blogspot.com/2009/12/isd-pengertian-tujuan-isd-dan-ips.html

http://sulfikar.com/ilmu-sosial-dasar-defenisi-kuliah-i.html

http://laluilmi.blogspot.com/2009/12/ilmu-sosial-dasar-sebagai-salah-satu.html

Jumat, 25 Februari 2011

TENTANG JAVA


JAVATM yang dikembangkan di Sun Microsystem berawal dari gagasan untuk menciptakan suatu bahasa, perangkat lunak yang bebas dan tidak bergantung pada platform atau sistem operasi tertentu (tidak hanya bekerja pada sistem operasi tertentu). Tujuan awalnya adalah dengan menggunakan bahasa yang sudah ada, yaitu C++ namun seiring dengan kemajuan yang dicapai, para pencipta JAVA menyadari bahwa akan lebih baik bila mereka menemukan (menciptakan) bahasa mereka sendiri daripada mengembangkan C++.

Tidak seperti bahasa-bahasa compiler tradisional, yang mengubah kode (source code) menjadi perintah-perintah tingkat mesin (bahasa mesin), kompiler Java mengubah (menterjemahkan) kode-kode sumber Java menjadi perintah-perintah yang akan di- interpretasi (dibaca) oleh runtime Mesin Virtual Java (Java Virtual Machine).
Java dapat digunakan untuk membuat dua jenis program, yaitu applet dan aplikasi mandiri (stand alone application). Secara sederhana, sebuah applet adalah bagian dari halaman web entah itu berupa animasi, gambar sederhana (image) atau hanya sebuah garis atau sekumpulan teks.
Para pencipta Java di Sun Microsystem mendefinisikan Java sebagai bahasa yang sederhana, berorientasi object, terdistribusi, terinterpretasi, kokoh, aman, netral arsitektur, akrab, berkinerja tinggi, multi jalinan (multithreaded) dan dinamis.

1. Sederhana
Inti dari ke-"sederhana"-an Java terutama terletak pada kemiripannya dengan C dan C++. Karena programmer-programmer masa kini khususnya yang tertarik menggunakan Java telah memiliki pengalaman setidaknya dengan C dan mungkin dengan C++, Java tentu saja terlihat sederhana dan akrab bagi programmer- programmer ini.
Java menyederhanakan bahasa C++ dengan menambahkan fitur-fitur pendukung yang belum terdapat dalam C++ dan membuang beberapa fitur yang membuat C++ menjadi bahasa yang rumit dan sulit untuk dikuasai. Java sederhana karena hanya ia memiliki tiga tipe angka data primitif, tipe Boolean dan array. Selebihnya, semua dalam Java adalah sebuah kelas. Salah satu fitur penting yang ditawarkan Java (yang belum ada pada C++) adalah pengumpulan sampah (garbage collection). Dengan mekanisme ini, user tidak perlu membebaskan memori yang dialokasikan, karena semua dilakukan oleh Mesin Virtual Java. Java juga mendukung penulisan program multi jalinan, yaitu suatu program yang dapat melakukan lebih dari satu pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.

2. Berorientasi Obyek
Dalam pendekatannya pada orientasi-obyek, Java lebih merujuk pada SmallTalk daripada C++. Selain tipe data primitive-nya, semua yang ada pada Java adalah kelas. Sebaliknya dalam C++ semuanya serba campur-aduk, dimana programmer dapat secara bebas (benar-benar bebas)dalam mencampur kode-kode orientasi obyek (kelas) (kelas) dengan kode prosedural (fungsi). Dalam Java semua ini tidak diperbolehkan. Tidak ada fungsi global dalam Java, semua fungsi harus dipanggil melalui sebuah obyek.
Dukungan Java terhadap orientasi-obyek tidak termasuk penurunan (inheritansi) ganda. Para perancang Java merasa kerumitan yang dimunculkan inheritansi ganda tidak sebanding dengan keuntungan yang dihasilkan. Sebagai ganti dari inheritansi ganda, Java kemudian menyediakan antarmuka (interface).

3. Terdistribusi
Java memudahkan pembuatan aplikasi terdistribusi dengan sekumpulan kelas yang digunakan pada aplikasi-aplikasi jaringan. Dengan menggunakan kelas URL (Uniform Resource Locator) Java, suatu aplikasi dapat dengan mudah mengakses server-jauh (remote server).

4. Terinterpretasi
Karena Java adalah bahasa interpretasi, sekali Interpreter Java terpasang, terinstal pada suatu mesin tertentu, mesin tersebut dapat secara langsung menjalankan aplikasi-aplikasi Java (tidak peduli platform atau sistem operasi apa yang terpasang pada mesin tersebut). Ketika menggunakan bahasa interpreter, programmer juga terbebas dari kekhawatiran berkaitan dengan ketergantungan antar modul.
Keuntungan lain adalah waktu yang digunakan untuk lingkaran edit-compile-link-test dapat dipotong. Tanpa adanya langkah kompile dan link, maka bekerja dalam lingkungan interpreter lebih sederhana dan lebih hemat waktu karena hanya melalui lingkaran edit-test.

5. Kokoh
Membuat suatu program yang terdistribusi, mendukung multi-jalinan yang dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi dan berbagai prosesor bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Berdasarkan pemikiran ini, maka Java diciptakan sebagai bahasa yang sangat ketat dalam penulisan (strongly typed language). Dalam Java management memori telah disederhanakan dengan dua cara. Pertama Java tidak mendukung manipulasi pointer atau aritmatik secara langsung, sehingga mustahil bagi program Java untuk menumpuk (meng-overwrite) memori atau mengkorupsi data. Kedua Java menggunakan mekanisme pengumpulan sampah saat program berjalan (runtime) daripada pembebasan memori secara eksplisit.

6. Aman
Karena Java tidak menggunakan pointer yang secara langsung merujuk pada lokasi memori seperti yang terdapat pada C atau C++, Java memiliki kendali penuh terhadap semua kode yang ada pada lingkungan Java. Sebelumnya telah diantisipasi bahwa aplikasi-aplikasi Java akan dijalankan di internet dan akan secara dinamis dapat dijalankan bersama atau mengeksekusi program lain di tempat yang berlainan melalui internet, maka para pengembang Java berpendapat tentang perlu adanya kompiler Java yang akan menghasilkan kode bite Java yang akan melewati standar keamanan runtime Java. Gagasan ini memunculkan ide tentang pemeriksa kode byte yang akan memeriksa semua kode yang masuk dan memastikan bahwa semua kode tersebut telah mematuhi serangkaian aturan yang telah ditentukan dan aman untuk dijalankan.

7. Arsitektur Netral
Sebelum dijalankan, program Java harus dikompile terlebih dulu menggunakan kompiler Java. Proses kompilasi ini kemudian akan menghasilkan suatu kode bite tertentu yang serupa dengan file kode (bahasa) mesin yang dapat dieksekusi pada mesin apapun yang memiliki interpreter Java.
Jadi, Java dapat dijalankan dalam mesin (komputer) dengan system operasi apapun selama ia memiliki interpreter Java, dan dengan demikian maka tuntutan arsitektur netral pada Java dapat dipenuhi.

8. Portable
Salah satu tujuan penting pembuatan Java adalah kode-kode Java haruslah Portable, sehingga ketika arsitektur baru (baik itu perangkat keras ataupun sistem operasi atau keduanya) berkembang, lingkungan Java dapat diterapkan dan dipindahkan pada mereka.
Pada Java, semua tipe data primitif (integer, long, float, double dan sebagainya) memiliki ukuran tertentu, tidak bergantung pada mesin atau sistem operasi dimana program Java dijalankan. Hal ini sangat berlawanan dengan bahasa seperti C atau C++ yang menyerahkan ukuran tipe data primitif pada kompiler dan mesin (serta sistem operasi). Java portable karena kompiler Java sendiri ditulis menggunakan Java.

9. Berkinerja Tinggi
Sebuah aplikasi Java tidak akan menyamai kinerja aplikasi bahasa terkompilasi penuh seperti C atau C++. Namun demikian untuk sebagian besar aplikasi termasuk pengolahan grafis, satu dari berbagai macam hal yang dapat ditemui secara umum pada World Wide Web, kinerja Java lebih dari cukup.
Banyak pengadopsi awal C++ khawatir aanya kemungkinan penurunan kinerja saat mereka mengubah program mereka dari C ke C++. Namun para pengadopsi (pengguna) awal C++ menemukan walaupun program dalam C akan melebihi suatu program C++ dalam banyak kasus, waktu untuk pengembangan lebih lanjut dan biaya tidak sesuai dengan kinerja yang dihasilkan.
Walupun aplikasi Java mungkin tidak dapat menyamai aplikasi C++, namun secara normal aplikasi Java akan cukup cepat, dan Java memungkinkan user melakukan banyak hal yang tidak dapat dilakukan dengan C++.

10. Multi-Jalinan
Menulis suatu bahasa yang hanya bisa melakukan satu perkerjaan adalah hal yang biasa dalam bahasa pemrograman. Program-program Java dapat terdiri atas beberapa jalinan yang memungkinkan program untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Suatu contoh, sebuah program multi jalinan dapat me-render sebuah image di layar pada satu jalinan disamping menerima masukan dari keyboard user pada jalinan utama-nya.
Dukungan terhadap beberapa jalinan tersinkronisasi sekaligus telah terbangun (secara internal) pada Java dan lingkungan runtime-nya. Jalinan tersinkronisasi sangat berguna dalam membuat aplikasi yang terdistribusi dan berbasis jaringan. Aplikasi semacam ini dapat berkomunikasi dengan server jauh pada satu jalinan dan berinteraksi dengan user pada jalinan yang lain.

11. Dinamis
Karena terinterpretasi, Java adalah bahasa yang benar-benar dinamis. Saat runtime, lingkungan Java dapat mengembangkan dirinya dengan terhubung pada kelas-kelas yang mungkin terletak pada server-jauh pada suatu jaringan (misalnya, lewat internet). Pada C++ setiap kali anggota variabel atau fungsi ditambahkan pada suatu kelas, maka kelas tersebut dan semua kode tambahan yang merujuk pada kelas tersebut perlu dikompile ulang. Java menyederhanakan masalah ini dengan menyerahkan pada runtime. Saat runtime interpreter Java melakukan resolusi nama ketika terhubung dengan kelas-kelas yang bersangkutan. Interpreter Java juga bertanggung-jawab dalam menentukan penempatan obyek dalam memori. Dua fitur pada interpreter Java ini memecahkan masalah berkaitan degan perubahan definisi kelas ketika digunakan kelas-kelas yang lain.

sumber : http://www.angelfire.com/hero/alphons/Java.html

Kamis, 06 Januari 2011

Tugas Ilmu Sosial Dasar Bab 11

PRASANGKA, DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME

Pertentangan dan Ketegangan dalam Masyarakat

Tidak heran jika di lingkungan sekitar kita sering terjadi pertentangan” sosial yang timbul akibat beberapa masalah. Sangat sulit untuk menghilangkan masalah sperti ini, karna hal ini akan terus terjadi dari waktu ke waktu. Ada beberapa penyebab terjadinya pertentangan – pertentangan sosial yang terjadi di masyarakat, diantaranya :

1. Perbedaan Kepentingan

2. Prasangka, Diskriminasi

3. Golongan" yang berbeda

Dari penyebab” pertentangan sosial diatas, sangat mungkin memicu terjadinya konflik diantara kita, yang dapat menyebabkan hal” yang tidak kita inginkan.


Golongan-Golongan Yang Berbeda dan Intregasi Sosial

Kita tahu perbedaan golongan pada masyarakat juga dapat menimbulkan pertentangan” denagn secara sadar maupun tidak sadar. Walaupun tidak begitu terlihat tapi dari waktu ke waktu hal seperti ini juga bisa menjadi salah satu penyebab.

Perbedaan golongan Seperti halnya :

  • 1. Suku bangsa. contohnya saja suku bangsa di Indonesia yang beragam yang mempunyai kebudayaan sendiri”.
  • 2. Agama, perbedaan agama, yang menuntut saling toleransi diantaranya
  • 3. Bahasa, bahasa merupakan alat komunikasi dalam melaksanakan interaksi antar kelompok
  • dll
Dari beberapa hal” diatas pastilah muncul juga suatu konflik yang tidak diduga”. Kita hanya bisa meredam dan meminimalisir konflik tersebut.

Adapun cara pemecahan konflik tersebut adalah :

  • 1. Elimination, yaitu pengunduran diri salah satu pihak ( mengalah )
  • 2. Subjugation atau Domination, yaitu pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa pihak lain untuk mengalah dan mentaatinya
  • 3. Majority Rule, voting atau menentukan dengan suara terbanyak untuk penyelesaian suatu konflik
  • 4. Compromise, berusaha mencari jalan tengah suatu masalah
  • 5. Integration, pendapat” yang bertentangan didiskusikan.


Intregasi Sosial

Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :

  • Pengendalian terhadap konflik dan penimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu
  • Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu

Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan.

Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.


Referensi : http://wharone-file.blogspot.com/2010/11/pertentangan-sosial-di-masyarakat.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Integrasi_sosial


Kesimpulan

Menurut saya pertentangan masyarakat itu tidak perlu terjadi, karena bangsa kita ini semua dari berbeda adat dan suku, kalau kita semua selalu mengadakan pertentangan dan ketegangan dalam msyarakat pasti kehidupan kita ini tidak akan tentram. Maka dari itu kita semua tidak harus melakukan pertentangan itu.


Study Kasus

Jakarta - Agama, dalam bentuknya yang bagaimana pun adalah Way of Live yang menghubungkan manusia dengan suatu Dzat di luar dirinya yang dianggap absolute, Tuhan. Dalam proses interaksi dirinya dengan Dzat dimaksud, agama dianggap memberikan panduan untuk menuju titik komunikatif antara keduanya.

Jalan hidup, itulah barangkali yang memberikan agama sebagai Syari'at (asal kata assari' yang berarti jalan besar-raya). Untuk dapat melalui jalan besar itu pada fitrahnya manusia memilih jalan kecil (al-thariq: jalan kecil-gang) yang mereka anggap lebih cepat untuk sampai ke syariat itu.

Pernyataan ini dapat diilustrasikan bahwa syariat adalah jalan besar yang secara langsung menuju tujuan utama (Tuhan), dan al-thariq adalah jalan-jalan kecil yang menghubungkan manusia menuju jalan besar (syariat) tersebut. Di jalan itu terdapat banyak lajur kendaraan yang berbeda pula. Bahkan, ada yang lebih senang melewati jalur-jalur alternatif, atau bahkan jalan tol untuk lebih cepat sampai.

Jenis kendaraan yang dipakai pun macam-macam. Dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga ke bus besar. Warna dan mereknya pun berbeda. Namun, semua kendaraan itu menuju satu tujuan yang sama.

Pemahaman terhadap cara pandang di atas akan dapat menumbuhkan kesadaran pada setiap pemeluk agama untuk saling menghormati sesame pengguna jalan (syariat) hidup beragama. Dengan memahami dan menghormati jenis dan bahkan "merk" kendaraan yang dipakai dengan tidak mengatakan mereka yang berbeda dari sebagiannya adalah tidak sah.

Ironisnya, dalam prakteknya perbedaan jalan ini memunculkan banyak persinggungan yang tak jarang berujung konflik (adu jotos-mungkin). Realitas ini semakin membiaskan konsepsi universal tentang satu tujuan yang sma, Tuhan.

http://suarapembaca.detik.com/read/2010/02/18/183045/1302408/471/integrasi-sosial-masyarakat-beragama-dalam-perspektif-tafsir



Rabu, 29 Desember 2010

Identifikasi Player dan Kaum

Ada cara mudah untuk melihat keaktifan, ODA, ODD, Kaumnya mulai dari awal sampe kaumnya terakhir, desanya, kenaikan rata-rata poinnya suatu player di Perang Kaum ada disitu.

Disitu juga dapat mengidentifikasi suatu kaum, sama seperti dipergunakan untuk player. disitu juga dapat melihat poin kaum, ODA, ODD, keluar masuknya anggota, ada berapa anggota, berapa desa, keaktifan player juga dapat dilihat disitu .


Caranya hanya membuka http://id3.tribalwarsmap.com/id/history

Untuk caranya hanya menuliskan saja nama player atau nama kaum yang akan anda identifikasi.


Selamat Mencoba

Distance calc

Distance calc adalah tempat untuk mengkalkulasi waktu serangan. Ini sangat sekali membantu buat menghitung waktu jarak tempuh seranga.

Kalian hanya menulis koordinat asal desa dan koordinat desa yang akan diserang. Lalu nanti semua waktu serangan dengan pasukan apa saja akan tercantum disitu.

Silahkan mencoba, semoga membantu.


Sumber http://id.twstats.com/id3/index.php?page=distance_calc

Attack Planner

Untuk merencanakan waktu serangan kita bisa memanfaatkan fasilitas Attack Planner. Bisa di klik disini. Disini kita bisa menentukan waktu kedatangan pasukan dari desa kita ke desa target, jenis pasukannya apa dan dari desa mana yg akan kita kirim. Adapun Langkah-langkahnya sbg :


Step 1
:

Masukin Koordinat desa yang mau kamu serangMasukin nama kamu (pemain yang mau nyerang)Masukin Tanggal kapan ETA (waktu nyampenya pasukan kamu)Masukin Jam ETA (jam brp pasukan kamu sampai disana)lalu Klik *NEXT*

Step 2:Skr muncul semua desa kamu, nah centang (klik)desa mana yang mau kamu pake buat nyerang ke desa target.Trus klik Jenis pasukan yang jalannya paling lambat dari desa yang udah kamu centang tadi.Kalo mau noble jelas yang di klik adalah Datuk (krn dia jalan paling lambat)Klik *NEXT*Nah kalo mau nyerang dari beberapa desa, klik aja desa2 mana aja yang mau kirim pasukan Nuke nya. trus klik yang paling lambat juga.

Step 3:Nah sekarang muncul perkiraan kapan kita harus kirim pasukan dari Desa A untuk sampai di desa target sesuai dengan ETA yang kita masukkan pertama tadi.


Jadi apabila kita kirim pasukan kapak dan datuk dari desa berbeda untuk sampai di desa target pada waktu yang sama, maka Pasukan kapak dari desa Vario kita kirim duluan yaitu jam 9.52, disusul train noble dari desa karisma jam 10.41. Dengan demikian keduanya akan tiba di desa target pukul 12.00

Fasilitas ini sangat membantu apabila kita sudah punya banyak desa.